Bima, SB.-  Kepala UPT Dikbudpora Kecamatan Madapangga Syaifudin SPd menyatakan siap pasang badan untuk mempertahankan mantan Kepala Sekolah (Kasek) khususnya di Kecamatan setempat yang dilakukan penyegaran atau mutasi oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri beberapa waktu yang lalu. Pernyataan tersebut dikatakannya apabila mantan Kasek yang dilakukan penyegaran oleh Bupati mau masuk kerja. Demikian dikatakan Kepala UPT Dikbudpora Syaifudin SPd usai Road show di SDN Woro Madapangga pada Senin (8/5).
Dikatakannya,imbas dari proses mutasi yang dilakukan oleh Bupati beberapa waktu yang lalu,mantan Kasek yang ada di Madapangga enggan untuk masuk kerja lantaran  belum mengantongi Surat Keputusan (SK) dari Bupati Bima terkait penempatannya. Mestinya,mantan Kasek tersebut harus memahami bahwa tugas sebagai Kasek adalah merupakan tugas tambahan yang apabila ditarik oleh tim Baperjakat, dengan sendirinya mantan Kasek tersebut harus kembali bertugas sebagai guru biasa di sekolah asal,”katanya.

Sambungnya,sebagai ASN yang baik, mesti yang harus dilakukan oleh mantan Kasek jangan menunggu SK dari pemerintah, karena hal itu sama saja mereka meminta agar ditempatkan ke sekolah lain. Bahkan tidak menutup kemungkinan,kalau mereka ngotot tidak masuk kerja atau tidak mengajar di sekolah asal dengan alasan menunggu SK Bupati,sama hal mereka tidak loyal terhadap kebijakan Bupati,”ujarnya.

Lanjutnya,mestinya mereka dari awal tetap masuk di sekolah asal,dengan demikian mereka menunjukan loyalitas dan kredibilitas sebagai ASN yang baik dan mesti dipertahankan untuk tetap berada di Kecamatan Madapangga,mengingat tenaga pendidik yang ada di Madapangga sangat minim,”terangnya.

Sementara Ketua PGRI Kecamatan Madapangga Anwar Hamzah SPd mengatakan,bagi mantan Kasek yang kena imbas penyegaran oleh Bupati Bima beberapa yang lalu diharapkan agar kembali bertugas. Kalau mereka tetap bersikukuh dengan prinsipnya sama saja mereka mengambil sebuah resiko besar yang akan dihadapinya,”katanya.

Sambungnya,sebagai ASN yang baik,mari kita tunjukan profesionalitas yang baik bukan malah membangkang tidak mau bertugas hanya karena menunggu SK penempatan. Mestinya,kita harus menjaga amanah ini dengan baik karena hal itu juga merupakan tanggung jawab sebagai ASN,”ungkapnya. (Is).

Advertisements