Bima, KB. –  Sebanyak 30 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang ada di NTB diusahakan akan mendapatkan bantuan modal. Informasi tersebut  berdasarkan surat pemerintah provinsi NTB nomor 412.2/619/DPMPD-Dukcapil/2017 melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil NTB. Dalam surat tersebut bahwa pemerintah provinsi NTB berikhitiar memberikan permodalan bagi 30 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se NTB. Informasi tersebut dibenarkan oleh Tenaga Tehnik Pengembangan Ekonomi Desa Kabupaten Bima Anshori SE.

Setelah konfirmasih dengan Anshori SE tenaga tehnik pengembangan ekonomi desa kabupaten bima senin 8/5 kemarin  mengatakan “ untuk tahun 2017 ini sebanyak 30 BUMDes yang ada di NTB akan mendapatkan modal untuk pengembangan usaha. Untuk wilayah Kabupaten Bima, BUMDes Desa Leu Kecamatan Bolo, BUMDes Desa Soki kecamatan Belo dan BUMDes Desa Sari Kecamatan Sape,”ketiga BUMDes tersebut kemungkinan akan mendapat suplay anggaran sekitar Rp.100 juta tiap BUMDesnya,untuk mendapatkan anggaran tersebut,pihak Pemprof tidak serta merta memberikan bantuan,akan tetapi indikatornya adalah ketiga BUMDes tersebut masuk dalam kategori BUMDes sehat dan berkembang,”Pemerintah tidak serta merta memberikan bantuan akan tetapi melirik pengelolaan yang ada pada setiap BUMDes,”ujarnya.

Selain dari pada itu seperti pengelolaan yang dilakukan oleh BUMDes Leu.mereka mengembangkan usaha lewat simpan pinjam,jasa pengiriman,serta usaha dagang. Beda dengan BUMDes Sari mereka berkembang pada usaha simpan pinjam dan Usaha Air Minum. Sedangkan Desa Soki usaha simpan pinjam saja,”jelasnya.

Dijelaskannya,keberadaan BUMDes  mendapat perhatian khusus oleh Pemerintah,sebab merupakan salah satu pendukung pencapaian menuju desa mandiri. BUMDes, setiap desa mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes),mengembang ekonomi desa, dan produk-produk lokal sesuai harapan Pemerintah agar BUMDes dapat mengelola ekonomi desa secara optimal,demi menuju desa yang mandiri,”pungkasnya. (Is).

Advertisements